Tuesday, August 23, 2016

AKU SALUT PADA KATA-KATA

AKU SALUT PADA KATA-KATA



aku salut pada kata-kata
yang berbaris dan berirama
membawa rupa melukis senja
menghentak jiwa-jiwa

aku salut pada kata-kata
yang diilhami dari damai rasa
menghias rupa makna peristiwa
tentang dinamika manusia

aku salut pada kata-kata
bahkan derajat dan wibawa
bisa dilihat dari rangkai kata
sarat makna penuh rasa

aku salut pada kata-kata
yang berupaya dan berusaha
menggeliat merubah dunia
merajut damai bagi sesama

aku salut pada kata-kata
yang ditulis dengan penuh cinta
merambat menjalar memenuhi dada
dan bertahta di singgasana jiwa

Bandung, 23 Agustus 2016
Dipublikasikan juga di Kompasiana
Read More

Monday, August 22, 2016

KISAH PLN

KISAH PLN



Sedikit kisah tentang BUMN
Namanya singkat, Pe El En
Perusahaan Listrik (punya) Negara
Salah satu Badan Usaha Milik Negara

Sektor energi cahaya menjadi kewajibannya
Menerangi seluruh tanah bumi Indonesia
Mulai dari pulau kecil di barat bernama Sabang
Hingga di wilayah paling timur Merauke dekat perbatasan

Sudah banyak sekali kiprah BUMN ini
Menerangi jalan dan gedung mewah di seluruh wilayah NKRI
Ribuan instalasi PLTA, PLTU, PLTG pun didirikan
Untuk memasok listrik mempercantik seluruh kepulauan

Namun sayang belum semua daerah menjadi terang
Seperti di kepulauan Nias yang mengandalkan genset bergantian
Dan semua tahu berapa BBM yang dihabiskan
Demi mendapat pasokan cahaya terang

Kota besar seperti Palangkaraya pun mengalami nasib sama
Gardu-gardu penghubung menjadi pilar-pilar tegak di sana
Akibatnya dalam seminggu ada saja panel litrik dibuat bergiliran
Dan aktivitas warga pun terganggu karena kurangnya pasokan

Dua wilayah tersebut hanya area kecil di wilayah besar Indonesia
Energi listrik adalah nyawa dan bukan hanya untuk Jakarta
Sampai kapan para mafia energi menjajah warga bangsa
padahal sudah 71 tahun negara ini merdeka

Bandung, 23 Agustus 2016
Dipublikasikan di Kompasiana
Read More

Friday, August 19, 2016

MANUSIA KERAPKALI

MANUSIA KERAPKALI



manusia sering meminta kelebihan
ketika ia telah pantas diberi kecukupan
padahal sejatinya ia akan penuh kemuliaan
jika segala pemberan dihiasi dengan nilai kesyukuran

manusia sering melewati garis perbatasan
ketika rambu-rambu memandu penuh aturan
bukan bermaksud untuk membuat kekangan
namun semata-mata agar hidup terus seimbang

manusia kerapkali tak bisa rendah hati
ketika ego nafsi bertahta menguasai diri
ia betah berlama-lama terus berada di puncak tinggi
namun ia lupa tak selamanya sanggup mengokohkan kaki

manusia kerapkali memaksa pada Tuhan
ketika logika keinginan mendominasi pikiran
padahal ia sudah diberi bekal dan kekuatan
namun ia tetap merajuk penuh kemanjaan

manusia sering sekali meminta keridhloan
kepada Tuhan Pencipta semesta raya alam
bagaimana Tuhan akan memberi keridhloan
ketika semua karunia-Nya sering dilupakan

Bandung, 19 Agustus 2016
Dipublikasikan di Kompasiana
Read More

Wednesday, August 17, 2016

KH ALI JAYA TOKOH PENDIDIKAN ISLAM MODERN YANG DITENGGELAMKAN

KH ALI JAYA TOKOH PENDIDIKAN ISLAM MODERN YANG DITENGGELAMKAN


Oleh: Laura Irawati

Berawal dari sebuah komunikasi via email, setelah tahu saya tinggal di Kota Cilegon, Banten, seorang sahabat yang berkewarganegaraan Jerman bertanya: “Apa kamu mengenal seorang tokoh Islam bernama Ali Jaya?” Menurutnya, nama yang ia sebutkan itu sangat berjasa besar bagi kehidupan kakeknya. Ia mengetahuinya dari catatan diary sang kakek. Kakeknya dulu seorang ekspatriat yang membangun sebuah pabrik di Cilegon sekitar tahuan 70-an, sampai kemudian bertemu dengan figur kiai tersebut.

Entah hubungan seperti apa antara keduanya, hingga sang kakek meninggal, dalam catatan diarynya banyak menyebut nama “Pak Kiai” (demikian ia memanggil) sebagai sumber inspirasinya memahami Islam dan spiritualisme. Saya pun akhirnya membuka-buka literatur tentang tokoh-tokoh kiai yang ada di kotaku. Tak banyak saya menemukan nama Ali Jaya dari literatur yang saya dapatkan, selain disebutkan disitu bahwa bersama KH Syam’un, KH Ali Jaya adalah pendiri perguruan Islam Al-Khaeriyah.

Saya pun berusaha mewawancarai beberapa keturunan Pak Kiai, karena lama kelamaan jadi tertarik juga mempelajari sikap hidupnya yang qana’ahakan tetapi memiliki semangat juang yang membara dan tak kenal kata menyerah. Di tahun 1931, Ali Jaya mendirikan organisasi Jam'iyah Nahdotus Syubbanul Muslimin, sebuah organisasi pergerakan pemuda setingkat Budi Utomo di tingkat nasional.

Organisasi ini bersifat sosial, ekonomi, dan pendidikan Islam. Berdirinya Syubbanul Muslimin menjadi awal gerakan yang bertujuan mencapai kemerdekaan melalui pendidikan Islam. Dalam perkembangannya, organisasi inilah justru yang menjadi cikal bakal modernitas perguruan Islam di Banten. Bahkan, dalam desertasinya untuk memperoleh gelar Doktor Bidang Ilmu Agama Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga,

Dr Maftuh menyebutkan: salah satu pendidikan Islam yang berkontribusi besar terhadap perkembangan Islam masyarakat Banten adalah perguruan Islam Al-Khaeriyah. Berdiri pada tanggal 25 Mei 1925, dimana partisipasi pendidikan masyarakat Banten sangat memprihatinkan saat itu. Di masa itu, orang Banten enggan menyekolahkan anak mereka ke sekolah-sekolah yang didirikan kolonial belanda. Akibatnya masyarakat banten pada umumnya mengalami buta huruf latin yang sangat tinggi (95,25%).

Bahkan disinyalir anatara lahun 1920-1930 tingkat pendidikan masyarakat Banten paling rendah di seluruh Indonesia. Melihat kondisi masyarakat Banten yang sangat meprihatinkan, KH Ali Jaya merubah sistem pendidikan pesantern yang didirikannya bersama KH Syam’un itu. Ia mulai memasukkan ilmu-ilmu umum dalam kurikulum pendidikannya. Dan ini merupakan langkah berani dan belum pernah dilakukan sebelumnya oleh perguruan-perguruan Islam lainnya di seluruh Indonesia. Ilmu-ilmu umum yang diajarkan di madrasah Al-Khaeriyah kala itu antara lain: ilmu aljabar, ilmu hayat, ilmu bumi, ilmu kosmografi dan ilmu sejarah.

Selanjutnya, terobosan yang dilakukan KH. Ali Jaya pun semakin melesat dengan mendirikan HIS (Holland Inlandsche School) yang berbasiskan ilmu-ilmu umum dengan tetap memperbanyak pelajaran agama Islam (al Qur’an, Tafsir, Hadist). Pada saat itu, Al-Khaeriyah tercacat sebagai lembaga pendidikan Islam termodern di Banten, bahkan se-Indonesia. Sayang, pada generasi selanjutnya, perguruan Islam yang mempelopori modernitas dalam pendidikan Islam di Indonesia itu harus mengalami konflik perpecahan di tingkat pengurusnya. Pada Muktamar tahun 1975, lembaga itu harus terbelah menjadi dua. Masing-masing saling menggugat di meja hijau karena masing-masing pihak merasa berhak mengurus lembaga ini.

Nama-nama orang yang ikut andil dan berjasa membangun lembaga pendidikan ini perlahan tenggelam atau ‘ditenggelamkan.’ Demikian juga halnya yang menimpa KH Ali Jaya. Nah, kembali kepada sahabat saya orang Jerman yang bertanya itu. Ketika saya menceritakan tentang sosok KH Ali Jaya yang saya ketahui dari referensi dan hasil wawancara dengan keturunannya, dia hanya meminta agar saya menyampaikan rasa terima kasih atas nama keluarganya kepada siapapun keturunan ‘Pak Kiai’.

Apa yang dahulu pernah dilakukan kepada kakeknya sangatlah berarti. Dan keinginan mengucapkan terima kasih itu adalah wasiat terakhir sang kakek menjelang meninggalnya. Apa sesungguhnya yang dilakukan KH Ali Jaya kepada orang Jerman itu, tak ada seoranpun yang tahu, termasuk anak cucu keduanya. Tapi yang jelas, itu pasti sebuah kebaikan yang bernilai tinggi, sehingga saya perlu menuliskannya. Agar sejarah tidak tenggelam.

Sumber: Kompasiana

Read More

Tuesday, August 16, 2016

RAHASIA DIBALIK SUJUD

RAHASIA DIBALIK SUJUD


Oleh : Susi Dinos

Diantara rahasia di balik sujud adalah nenambah Kecerdasan...

Selain terbebas dari maag dan migrain sujud yang thu'maninah dalam sholat juga bermanfaat untuk memperlancar aliran darah yang kaya akan oksigen ke dalam otak.karena pada saat sujud posisi jantung berada di atas otak.kondisi ini hanya mungkin terjadi bila kita tidak tergesa gesa dalam bersujud, karena dibutuhkan waktu untuk mencapai kapasitas maksimal darah dalam otak.Aliran kaya oksigen ini berpengaruh pada daya pikir seseorang, pasalnya sel sel otak yang mendapatkan pasokan darah kaya oksigen secara maksimal akan bekerja lebih baij. Tentu hal ini akan meningkatkan kecerdasan seseorang.

Read More